Minggu, 12 April 2015

Modus-modus kejahatan dalam Teknologi Informasi


Modus – modus dalam dunia TI saat ini sangatlah bahaya selain itu ada juga yang menguntungkan. Modus-modus dalam TI seperti apa ? Sekarang saya coba untuk membahas seperti apa saja modus dunia TI...
Pertama Penyebaran virus dengan sengaja, ini merupakan salah satu jenis kasus cyber crime yang terjadi pada bulan Juli 2009, Twitter kembali menjadi media infeksi modifikasi New Koobface, worm yang mampu membajak akun Twitter dan menular dengan melalui postingannya, dan menjangkiti semua follower. Semua kasus yang tersebut hanya sebagian dari sekian banyak kasus penyebaran malware di seantero jejaring social.
Apa aja modus-modus dalam dunia TI berikut ini ada 5 modus-modusnya :  
1. Serangan Pasif
Tipe serangan ini termasuk dalamnya analisa trafik, memonitor komunikasi terbuka, memecah kode trafik yang dienkripsi, menangkan informasi untuk proses otentifikasi contohnya : password.
Serangan tipe ini dapat memaparkan suatu informasi maupun data tanpa sepengetahuan pemiliknya, seperti : terpaparnya informasi kartu kredit.
2. Serangan Aktif
Tipe serangan ini termasuk dalam membongkar sistem pengamanan, contohnya : dengan memasukan kode-kode berbahaya (malicious code), mencuri atau memodifikasi informasi. Serangan tipe ini dapat menyusupkan ke dalam jaringan backbone, eksploitasi informasi di tempat transit, penetrasi elektronik, dan menghadang ketika pengguna akan melakukan koneksi jarak jauh dan juga dapat modifikasi data.
3. Serangan jarak dekat
Tipe serangan ini dapat dilakukan oleh hacker secara fisik berada dekat dari peranti jaringan, sistem atau fasilitas infrastruktur. Serangan tipe ini dapat memodifikasi, mengumpulkan ataupun memblok akses pada informasi. Tipe serangan jarak dekat ini biasanya dilakukan dengan masuk ke lokasi secara tidak sah.
4. Orang dalam
Tipe serangan ini dapat dilakukan oleh orang dalam organisasi yang sengaja atau tidak sengaja. Jika dilakukan dengan sengaja dapat menakibatkan pencurian informasi, merusak informasi, menggunakan informasi untuk kejahatan atau memblok akses kepada informasi. Serangan orang dalam yang tidak disengaja lebih disebabkan karena kecerobohan pengguna yang tidak ada maksud jahat dalam tipe serangan ini.
5. Serangan distribusi
Tipe serangan ini dapat memodifikasi peranti keras atau peranti lunak pada saat produksi di pabrik sehingga bisa disalahgunakan pada kemudian harinya. Pada serangan tipe ini, seorang hacker dapat menyusupkan sejumlah kode ke produk sehingga dapat membuka celah keamanan yang bisa dimanfaatkan untuk tujuan ilegal.


Nama   : Ria Ardiza
NPM    : 16111087
Kelas  : 4KA32
Tulisan 2

Sumber :

Tidak ada komentar:

Posting Komentar