Minggu, 12 April 2015

IT Forensik


IT Forensik adalah suatu ilmu yang berhubungan tentang pengumpulan fakta dan bukti pelanggaran keamanan pada sistem informasi serta validasinya yang sesuai dengan metode yang digunakan, seperti pada metode sebab-akibat.
Tujuan IT Forensik yaitu untuk mendapatkan fakta-fakta yang objektif dari sistem informasi, dikarenakan bahwa semakin berkembangnya teknologi komputer yang dapat digunakan sebagai alat bagi para pelaku kejahatan komputer. Fakta-fakta tersebut yang telah di verifikasi yang dijadikan bukti-bukti (evidence) yang akan di gunakan dalam proses hukum, selain itu juga memerlukan keahlian dibidang IT yaitu termasuk diantaranya hacking dan alat bantu (tools-tools) baik hardware maupun software.
Untuk menganalisis Barang Bukti dalam Bentuk Elektronik maupun Data dapat di perlukan seperti dibawah ini :
§  NB/Komputer/Hardisk/MMC/CD/Camera Digital/Flash Disk dan SIM Card/HP
§  Menyajikan atau menganalisis Chart Data Komunikasi Target
§  Menyajikan atau Analisis Data isi SMS Target dari HP
§  Menentukan Lokasi/Posisi Target atau Maping
§  Menyajikan Data yg ada atau dihapus atau Hilang dari Barang Bukti Tersebut
Berdasarkan penjelasan di atas bahwa data ataupun barang bukti tersebut dapat diolah dan dianalisis menggunakan software dan alat khusus untuk dimulainya IT Forensik, Hasil dari IT Forensik tersebut ialah sebuah Chart data analisis komunikasi data Target.
Berikut ini prosedur forensik yang umum di gunakan yaitu diantaranya:
·         Membuat copies dari keseluruhan log data, files, daln lain-lain yang dianggap perlu pada media terpisah
·         Membuat finerptint dari data secara matematis.
·         Membuat fingerprint dari copies secvara otomatis.
·         Membuat suatu hashes masterlist
·         Dokumentasi yang baik dari segala sesuatu yang telah dikerjakan.
Sedangkan menurut metode Search dan Seizure yaitu :
·         Identifikasi dan penelitian permasalahan.
·         Membaut hipotesa.
·         Uji hipotesa secara konsep dan empiris.
·         Evaluasi hipotesa berdasarkan hasil pengujian dan pengujian ulang jika hipotesa tersebut jauh dari apa yang diharapkan.
·         Evaluasi hipotesa terhadap dampak yang lain jika hipotesa tersebut dapat diterima.
Dibawah ini Tools-tools dalam Forensik IT yaitu :
1. Antiword
Antiword ialah sebuah aplikasi yang digunakan untuk menampilkan suatu teks maupun gambar dokumen Microsoft Word. Antiword hanya dapat didukung oleh dokumen yang dibuat oleh MS Word versi 2 dan versi 6 atau yang lebih baru.
2. Autopsy
    The Autopsy Forensic Browser ialah antarmuka suatu grafis untuk tool analisis investigasi diginal perintah baris The Sleuth Kit. Bersama, mereka dapat menganalisis disk dan filesistem Windows dan UNIX (NTFS, FAT, UFS1/2, Ext2/3).
3. Binhash
    Binhash ialah sebuah program sederhana yang digunakan untuk hashing terhadap berbagai bagian file ELF dan PE sebagai perbandingan. tools ini, Saat ini dapat melakukan hash terhadap segmen header dari bagian header segmen obyek ELF dan bagian segmen header obyekPE.
4. Sigtool
    Sigtcol ialah tool untuk manajemen signature dan database ClamAV. sigtool dapat digunakan untuk rnenghasilkan checksum MD5, konversi data ke dalam format heksadesimal, untuk menampilkan daftar signature virus serta build/unpack/test/verify database CVD dan skrip update.
5. ChaosReader
    ChaosReader ialah sebuah tool freeware untuk melacak sesi TCP/UDP/… dan mengambil data aplikasi dari log tcpdump. tools ini akan dapat mengambil sesi telnet, file FTP, transfer HTTP (HTML, GIF, JPEG,…), email SMTP, dan sebagainya, dari data yang ditangkap oleh log lalu lintas jaringan. Sebuah file index html akan tercipta yang berisikan link ke seluruh detil sesi, termasuk program replay realtime untuk sesi telnet, rlogin, IRC, X11 atau VNC; dan membuat laporan seperti laporan image dan laporan isi HTTP GET/POST.
6. Chkrootkit
    Chkrootkit ialah sebuah tool yang digunakan untuk memeriksa tanda-tanda adanya rootkit secara lokal. tools ini akan memeriksa utilitas utama apakah terinfeksi, dan saat ini memeriksa sekitar 60 rootkit dan variasinya.
7. dcfldd
    Tool ini mulanya dikembangkan oleh Department of Defense Computer Forensics Lab (DCFL). Meskipun saat ini Nick Harbour tidak lagi berafiliasi dengan DCFL, ia tetap memelihara tool ini.
8. ddrescue
    GNU ddrescue ialah sebuah tool penyelamat data, tools ini menyalinkan data dari satu file atau device blok (hard disc, cdrom, dsb.) ke yang lain, berusaha keras menyelamatkan data dalam hal kegagalan pembacaan. Ddrescue tidak memotong file output bila tidak diminta. Sehingga setiap kali anda menjalankannya kefile output yang sama, ia berusaha mengisi kekosongan.
9. foremost
Foremost ialah sebuah tool yang dapat digunakan untuk me-recover file berdasarkan header, footer, atau struktur data file tersebut. tools ini mulanya dikembangkan oleh Jesse Kornblum dan Kris Kendall dari the United States Air Force Office of Special Investigations and The Center for Information Systems Security Studies and Research. Saat ini foremost dipelihara oleh Nick Mikus seorang Peneliti di the Naval Postgraduate School Center for Information Systems Security Studies and Research.
10. Gqview
Gqview ialah sebuah program untuk melihat gambar berbasis GTK tools ini mendukung beragam format gambar, zooming, panning, thumbnails, dan pengurutan gambar.
11. Galleta
      Galleta ialah sebuah tool yang ditulis oleh Keith J Jones untuk melakukan analisis forensic terhadap cookie Internet Explorer.
12. Ishw
      Ishw (Hardware Lister) ialah sebuah tool kecil yang memberikan informasi detil mengenai konfigurasi hardware dalam mesin. tools ini dapat melaporkan konfigurasi memori dengan tepat, versi firmware, konfigurasi mainboard, versi dan kecepatan CPU, konfigurasi cache, kecepatan bus, dsb. pada sistem t>MI-capable x86 atau sistem EFI.
13. pasco
     Banyak penyelidikan kejahatan komputer membutuhkan rekonstruksi aktivitas Internet tersangka. dikarenakan teknik analisis ini dilakukan secara teratur, Keith menyelidiki struktur data yang ditemukan dalam file aktivitas Internet Explorer (file index.dat). Pasco, yang berasal dari bahasa Latin dan berarti “browse”, dikembangkan untuk menguji isi file cache Internet Explorer. Pasco akan memeriksa informasi dalam file index.dat dan mengeluarkan hasil dalam field delimited sehingga dapat diimpor ke program spreadsheet favorit Anda.
14. Scalpel
      Scalpel ialah sebuah tool forensik yang dirancang untuk mengidentifikasikan, mengisolasi serta merecover data dari media komputer selama proses investigasi forensik. Scalpel mencari hard drive, bit-stream image, unallocated space file, atau sembarang file komputer untuk karakteristik, isi atau atribut tertentu, dan menghasilkan laporan mengenai lokasi dan isi artifak yang ditemukan selama proses pencarian elektronik. Scalpel juga menghasilkan (carves) artifak yang ditemukan sebagai file individual.


Nama   : Ria Ardiza
NPM    : 16111087
Kelas  : 4KA32
Tulisan 2

Sumber  :


Tidak ada komentar:

Posting Komentar