Rabu, 18 Maret 2015

Tulisan 1 (Pengertian Etika, Profesional, ciri khas Profesi)

A.      Pengertian Etika
       Etika sebenarnya berasal dari bahasa Yunani Kuno adalah "ethikos", yang mempunyai arti ialah timbul dari kebiasaan, kata-kata tersebut merupakan cabang utama filsafat yang mempelajari tentang nilai ataupun kualitas yang menjadi studi mengenai standar dan penilaian moral. Etika juga mencakup tentang analisis dan penerapan konsep seperti benar, salah, baik, buruk, dan tanggung jawab.
       Etika mempunyai tujuan yaitu Untuk mendapatkan konsep yang sama mengenai penilaian baik maupun buruk bagi semua manusia dalam ruang dan waktu tertentu. Etika terbagi menjadi tiga bagian utama, yaitu sebagai berikut :
  1.    meta-etika (studi konsep etika)
  2.    etika normatif (studi penentuan nilai etika)
  3.    etika terapan (studi penggunaan nilai-nilai etika)
       Adanya etika berawal bila manusia merefleksikan unsur-unsur etis di dalam pendapat-pendapat spontan setiap individunya. Kebutuhan akan refleksi tersebut pasti akan kita rasakan, di antaranya karena pendapat etis kita tidak jarang berbeda dengan pendapat-pendapat orang lain. Oleh karena itu kita memerlukan etika, supaya untuk mencari tahu apa yang seharusnya akan dilakukan oleh manusia. Sedangkan jika secara metodologis, sebenarnya tidak setiap hal dinilai dari perbuatan yang akan dapat dikatakan sebagai etika. Etika hanya memerlukan sikap kritis, metodis, dan sistematis dalam melakukan refleksi, Karena etika merupakan suatu ilmu. Sebagai suatu ilmu, objek dari etika merupakan tingkah laku dari manusianya, Akan tetapi berbeda lagi dengan ilmu-ilmu lainnya yang meneliti juga tentang tingkah laku manusia bahwa etika memiliki sudut pandang normatif yang dapat diartikan bahwa etika dapat melihat dari sudut baik maupun buruk terhadap perbuatan manusia tersebut.
        Ada 2 macam etika yang harus kita pahami dalam menentukan baik maupun buruknya prilaku manusia yaitu :
  1. Etika Deskriptif, yaitu etika yang berusaha untuk meneropong secara kritis dan rasional tentang sikap dan prilaku manusia serta meneropong apa yang akan dikejar oleh manusia dalam hidupnya sebagai sesuatu yang bernilai dan berharga.
  2. Etika Normatif, yaitu etika yang berusaha untuk menetapkan berbagai sikap dan pola prilaku ideal yang seharusnya dimiliki oleh setiap manusia dalam hidupnya sebagai sesuatu yang bernilai dan berharga.
B. Pengertian Profesi
PROFESI adalah pekerjaan yang di dalamnya memerlukan sejumlah persyaratan yang mendukung di dalam pekerjaannya, oleh sebab itu tidak semua pekerjaan selalu menunjuk pada sesuatu profesi. Menurut Robert W. Richey sebagaimana yang sudah dikutip oleh Suharsimi Arikunto profesi pasti memiliki ciri-ciri khasnya tersendiri.

C.  Ciri Khas Profesi
      Menurut Artikel dalam International Encyclopedia of education, suatu profesi memiliki 10 ciri khas, yaitu:
  1. Suatu bidang pekerjaan yang terorganisir dari jenis intelektual yang terus berkembang dan diperluas.
  2.  Suatu teknik intelektual.
  3.  Penerapan praktis dari teknik intelektual pada urusan praktis.
  4.  Suatu periode panjang untuk pelatihan dan sertifikasi.
  5. Beberapa standar dan pernyataan tentang etika yang dapat diselenggarakan.
  6.  Kemampuan untuk kepemimpinan pada profesi sendiri.
  7.  Asosiasi dari anggota profesi yang menjadi suatu kelompok yang erat dengan kualitas komunikasi. yang tinggi antar anggotanya.
  8.  Pengakuan sebagai profesi.
  9.  Perhatian yang profesional terhadap penggunaan yang bertanggung jawab dari pekerjaan profesi.
  10.  Hubungan yang erat dengan profesi lain.


Nama   : Ria Ardiza
NPM    : 16111087
Kelas  : 4KA32


Sumber :





Tidak ada komentar:

Posting Komentar