Kamis, 22 Desember 2011

Pertentangan nasional dan integrasi masyarakat

a. Perbedaan kepentingan masyarakat
Kepentingan adalah dasar timbulnya tingkah laku seseorang. Dengan tingkah laku seseorang dapat memenuhi kepentingannya.
Oleh karena itu individu mempunyai arti bahwa setiap individu tidak ada yang sama persis dalam aspek-aspek pribadinya, maka timbulah perbedaan kepentingan.
perbedaan tersebut di bagi menjadi 8 yaitu :
  1. Kepentingan individu untuk memperoleh kasih sayang.
  2.  Kepentingan individu untuk memperoleh harga diri
  3. Kepentingan individu untuk memperoleh penghargaan yang sama
  4. Kepentingan individu untuk memperoleh prestasi dan posisi
  5. Kepentingan individu untuk dibutuhkan orang lain
  6. Kepentingan individu untuk memperoleh kedudukan didalam kelompoknya
  7. Kepentingan individu untuk memperoleh rasa aman dan perlindungan diri
  8. Kepentingan individu untuk memperoleh kemerdekaan diri 
Dengan adanya perbedaan kepentingan  tidak secara langsung
menimbulkan konflik tetapi ada beberapa fase yaitu :

1.     fase disorganisasi ialah kesalah pahaman yang menimbulkan sulitnya untuk satu kelompok menyesuaiakan dirinya dengan norma ideologi yang ada. yang tidak pernah setujuh dalam berbagai hal dan bentuknya.
2.    fase disintegrasi ialah pernyataan protes dan aksi masa.

b.    Prasangka diskriminasi dan ethosentris
            hidup bermasyarakat ialah kehidupan yang berhubungan baik antara hubungan indivudu satu dengan individu lainnya maupun antar kelompok dan golongan . ikatan ini berupa norama-norma, rasa soladiritas,tenggang rasa terhadap bersama, dan toleransi. Tetapi terkadang juga terdapat perbedaan-perbedaan  dan bahkan pertentangan-pertentangan  oleh karena itu sebabnya timbulah keadaan masyarakat dan negara tidak terkendali dan di situlah terjadinya perpecahan. Perbedaan kepentingan merupakan  sifat naluriah di samping  adnya persamaan kepentingan.
c.    Pertentangan sosial ketegangan dalam masyarakat
Pertentangan adalah tingkah laku yang lebih luas dari yang biasa di banyangkan oleh seseorang.
Ciri-ciri dari situasi konflik :
  1. Terdapat dua unit atau lebih yang terlibat di dalam konflik.
  2. Unit-unit yang terlibat mempunyai perbedaan yang sangat  tajam dalam kebutuhan, tujaunnya, masalaha, nilai-nilai, sikap, dan gagasannya.
  3. Terdapat interaksi di antara bagian tersebut yang mempunyai perbedaan.
Konflik adalah tingkah laku yang dapat di bedakan dengan emosi tertentu yang sering berhubungan oleh seseorang tersebut.
d.    Golongan-golongan yang berbeda & integrasi social.
Golongan adalah suatu kelompok atau suku yang berbada tegantung dengan:
1.          Suku bangsa dan kebudayaan
2.         Nasional indonesia
3.         Bahasa
4.         Agama

Integrasi nasional
        Adalah suatu kekuasaan yang menyatukan unsur masyarakat  yang harus tunduk dengan semua kebijakan  politik, hingga memiliki kesepakatan bersama  sehingga mencapai tujuan yang sama pula.




Tidak ada komentar:

Posting Komentar